Ballada Rehana,tkw Banyuwangi

Orchard Road dimalam hari

Orchard Road dimalam hari

Kami bertemu Rehana ,ketika kami sedang rekreasi ke Marina Barrage, sebuah tempat rekreasi,yang baru dibangun Pemerintah Singapore. Marina Baragge sebenarnya adalah  sebuah bendungan besar ditepi laut ,untuk membendung aliran sungai KALANG( induk 6 sungai) agar tidak mengalir kelaut,dan sekaligus membendung air laut ,agar tidak masuk ke sungai.Dengan demikian SINGAPORE mendapatkan persediaan air yang cukup melimpah,sehingga dapat mengurangi import air dari Malaysia,sekaligus mencegah air laut masuk kedaratan.Tetapi apallah di Singapore ini, semua tempat ,selain fungsi utamanya pasti ditambah fungsi rekreasi.

Seperti biasa ketika waktu senggang saya selalu berbahasa osing dengan anak saya. Meskipun dia lahir di Jakarta,dan sejak Mahasiswa berada diluar negeri, dia masih menguasai bahasa osing dan menguasai lagu osing dengan baik. Terutama Tetak…Tetak…dan Gelang Alit

Ketika kami  berbahasa osing ,rupanya  seorang baby sitter memperhatikan kami, dan segera menegur kami: Saking Banyuwangi nggih buk

Anak sayapun spontan: Enggih, sampeyan saking Banyuwangi tah?.

Bahasa selalu merubah pertemuan ,menjadi persahabatan yang akrab dalam waktu yang sangat cepat.malah seperti bertemu saudara sekandung.

Pertemuan itu  rupanya menjadi ajang Curhat , karena itu saya menghindar dengan mengawasi cucu yang asyik menikmati permainan air ,dan bermain air dengan gembira.Serta menikmati laut yang indah serta Singapore Harbour yang megah

Lebih dari 3 jam kami di Marina Barrage,kamipun pulang.Dan kamipun saling berpamitan dengan Baby sitter itu dan Bossnya.

Dalam perjalanan pulang itulah, anak saya bercerita tentang Rehana nama Baby sitter itu.

;Wah dia heibat lho pak, dia menguasai dengan baik bahasa Inggris , Mandarin, dan computer, padahal dia tamatan SD di kampung.

Inilah cerita lengkapnya.

Rehana tamatan SD swasta .Sebuah sekolah yang dapat menampung dari keluarga yang pas pasan.Setelah tamat SD,orang tuanya tidak mampu membiayai untuk melanjutkan ke SMP,kemudian dia membantu orang tuanya bertani.

Dia telah berusaha mencari pekerjaan,betapa sulitnya mencari pekerjaan tidak hanya di Banyuwangi, di Tangerangpun dia lakoni.Tetapi rupanya  pekerjaan itu tidak kelihatan lagi  telah menguap dari negeri yang subur ,tanpa meninggalkan jejak.

Sementara ayahnya mulai sakit sakitan, jangankan untuk berobat untuk biaya hidup sehari haripun sulit. Ketika ada tawaran kerja di Singapore, untuk mendampingi nenek yang kena strook diapun menerimanya.

Dia seakan berangkat dalam gelap. Jangankan pelatihan,diarahkanpun sekedarnya.

Tapi ,kata orang tua tua dulu:Gusti Alloh mboten sare. Alloh selalu menolong hambanya yang ingin berbakti pada orang tuanya.

Di Singapore, bossnya hanya sedikit menguasai bahasa melayu, sedang nenek yang dirawat sudah tidak dapat berbicara lagi.Dia merawat orang tua itu serasa merawat orang tuanya sendiri, mulai memandikan sampai hal yang sekecil kecilnya

Syukur Alhamdulillah, dengan penampilan yang kecil dan lucu itu, serta ketekunan , yang diajarkan alam Banyuwangi yang indah itu ,dia menjadi hiburan orang tua yang strook .Pada tahun pertama , nenek tersebut mulai bisa bicara. Adalah kebahagian bagi orangtua di Singapore dapat kawan berbicara Melayu, karena generasi sekarang sudah tidak bisa lagi berbicara melayu,mereka semua berbahasa Inggris. Dari nenek tua inilah dia belajar bahasa Mandarin.

Setelah tiga tahun,nenek tua itu sudah dapat ditinggalkan ,walau tidak sembuh benar. Dia pamitan untuk pulang.Bossnya keberatan, karena istrinya mulai hamil,tetapi dia berkeras untuk pulang, karena sudah kangen sanak saudara, dan kekasih hati yang menunggu di Banyuwangi.

Keluarga boss mengantar dengan berlinang air mata, dan memberi bekal yang cukup untuk kembali ke Singapore ,andai dia ingin ke Singapore kembali.

Di Bandara Changgi ,dia bergabung dengan kawan kawan Tki dari Jawatimur dan Banyuwangi. Sampai di pintu keluar Soekarno Hatta, belum lagi dapat menarik nafas udara Jakarta, kopernya sudah ditarik.tarik orang yang bernampilan kasar,walaupun dia dan kawan kawannya berusaha mencegah ,tetapi cengkeraman itu begitu kuat. Hanya berjarak beberapa meter membawa barang, orang yang tak tahu diri, menetapkan tariff lima dollar Singapore, tanpa dapat ditawar.Perlakuan kasar belum berhenti,pandangan orang di Bandara yang  merendahkan itu terasa sangat menyakitkan, begitu juga supir kendaraan yang dia naiki ke Setasiun Kereta api Gambir dan memaksa dia membayar dengan dollar Singapore dengan nilai yang sangat rendah.Di Setasiun para pengangkut barang sedikit lebih baik,tetapi calo karcis kereta api,memasang tariff 30% lebih tinggi.Belum lagi dari Gubeng ke Terminal bus di Surabaya………ya Alloh berilah kesabaran pada makhlukmu yang lemah ini. Saya sudah tidak bisa membayangkan lagi, penderitaannya.Badan semakin lelah , yang masih kuat  hanya semangat, tetapi perlakuan yang tidak wajar itu masih ada saja.

Alhamdulillah ,sampai dirumah , bapaknya terlihat mulai sehat, rumah lebih semarak, karena sebagian besar hasil di Singapore dikirim pulang.

Tetapi ketika matahari Banyuwangi bersinar cerah, awan mendung telah menutupi raut mukanya yang lucu.Kekasih hati tidak muncul mulai semalam, dan ketika sehabis sholat subuh , dia tanyakan pada ibunya, ibunya hanya mengharap dia bersabar, karena jodoh berada di tangan Alloh. Kekasihnya telah bersanding dengan wanita lain.

Lamat lamat , lagu kembang petetan, merambat ke hatinya, memaksa air matanya mengalir tak tertahan, ya Alloh , duh gusti kulo nyuwun sepunten…….mboten kiyat ati kulo. Panasnya srengenge biso kulo songgo, panase ati , duh gusti kulo mboten kuwoso.

Sehari di Banyuwangi serasa sebulan,ibu dan ayahnya dan adik adiknya menghiburnya, tetapi hati yang terluka sulit sembuhnya, kecuali meninggalkan Banyuwangi secepatnya.

Akhirnya dia balik lagi ke Singapore.

Kini dia sudah enam  tahun di Singapore,anak yang dalam kandungan istri bossnya,kini sudah berusia lima tahun, melekat rapat di pangkuannya. Kemanapun dia pergi,Grace nama anak itu tidak mau ditinggalkan.Rehana  sudah menjadi ibu kandungnya. Ibunya sudah menyerahkan sepenuhnya kepadanya, dan sibuk sebagai wanita karir.

; Nggih niku buk, lare niki mboten kenging kulo tinggal. Kulo nate mboten diajak  boss keluar negri, Grace dipokso tumut, nembe sedinten mpun sakit .

;Angger kulo ajeng wangsul, Grace sakit. Dos pundi kulo niki buk?

Bapak pun sepuh,kepingin kulo wangsul buk,tapi kulo mboten tega ninggal Grace

Saya hanya dapat memperhatikan Grace, yang manja kepada Rehana, menciumi seluruh mukanya , tiba tiba anak itu nyeletuh; Mak ngombe.

Saya hanya bengong.

Mendengar cerita anak saya,sayapun tidak mampu menahan airmata , membayangkan balada anak manusia , keluarga karena bahasa

Ketika malam sudah larut mata tidak dapat dipejamkan maka saya raih lap top , saya tulis cerita ini,dan ……..ketika  tertidurpun lamat lamat kudengar lagu Singapore ,buah cipta Hamami yang dinyanyikan Lisa Rahma dari flasdisk

Pirang tahun pirang lebaran.Sing ono kabare

Mlaku menyang Singapore.Pamitan megawe

Ojo surat dikirimaken.Nelpon baen sing ono

Ajuu kelendi nasib riko.Ono negoro liyo

Raino bengi katon riko.Mili banyu moto

Eling guyon lan omong riko.Ati ke ronto ronto

Mugo nemu nasib kang mujur.Kabeh ono kang ngatur

Massiho riko nang Singapore.Welas isun sing luntur

Kadung pancene nang kono wis megawe.Gancang kirimen surat kelendi kabare

Mugo mugo akeh kang welas nang riko.Kadung wis akeh rezeki gancang muliho

Hang ono umah ngenteni ,tekane.Wis cukup bondo gancang mulihe


14 Tanggapan to “Ballada Rehana,tkw Banyuwangi”

  1. terima kasih atas ceritanya…

  2. rehana…rehana…lare kok ayu temenan,,,isun dadi eling lagu “rehana”,,,kepengen nangis ngrasakno ceritane tkw rehana,,,tabah yo byeng urip nong negoro liiyo….

  3. Iyo dik , mugo mugo dulur dulur isun nang endi baen akeh kang welas nang riko. Jare wong wong tuwek, GUSTI ALLOH NIKU MBOTEN TILEM (GUSTI ALLOH TETAP MENGAYOMI KITA)

  4. ALDNrE bbffyhyyknzd, [url=http://nijkbhnovzok.com/]nijkbhnovzok[/url], [link=http://vorvhgywfvcz.com/]vorvhgywfvcz[/link], http://olzfmzebgjpg.com/

  5. utR4Tl ihcfjasxmyxd, [url=http://jhmcjhrduxdr.com/]jhmcjhrduxdr[/url], [link=http://cyyyrsndqhwq.com/]cyyyrsndqhwq[/link], http://hflxamcozibd.com/

  6. nelongso banget moco cerito rehana, tapi yah…..sagete mong ngelus dodo…sampek kapan….cerito ngoten niki terus berulang

  7. Njaluk ijin ya wak…
    tulisane hun share nang konco2..

  8. ya…Tuhan.Crita iki wis nggawe isun mrebes mili,iling isun bengen yo tau dadi tkw nyang singapore.aduuuhhhh…kari nelongso urip isun nyang singapore,tapi byarang isun marek moco crita ikai,wis atin isun tambah semangat maning,matur nuwun ceritane kang.salam kenal kabyeh kanggo konco2 ring kene,isun kang ono ing perantauan.Mbok dewi.

  9. pengen nangis,, cager mak isun moco iki kalendi ambek nawai,,,, polae adike alias bulek isun megyawe nyang singgapur,,, nggo mbandani anake sekolah,,

  10. pengen nangis,, cager mak isun moco iki kalendi ambek nawai,,,, polae adike alias bulek isun megyawe nyang singgapur,,, nggo mbandani anake sekolah mulai lebaran sore,,

    • Yo podo dik…..bayangno bulek riko , berjoang hing mikiri awake dewek…….muga gusti Alloh ,paring kekuatan, kesabaran, lan kang dimbadani yu kudu ngerti…..nang Singapore, harus rajin, disiplin, bersih……dadi kerja keras dik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: