HARI TERAKHIR HIDUP RASULULLOH MUHAMMAD S.A.W

Setelah menunaikan Haji Wada’(Perpisahan ),Rasul mulai merasa sakit, beliau sering mengebatkan selembar kain di kepalanya.Tetapi sebagai seorang pekerja keras , beliau tidak pernah mau berdiam diri atau beristirahat santai ditempat tidur , beliau tetap pergi ke mesjid untuk memgimani Sholat dan memberikan wejangan kepada ummat. Dan ini adalah sakit yang pertama beliau rasakan, karena selama hidupnya beliau tidak pernah sakit., oleh karena itu seorang tabib yang dipersembahkan raja Mesir , yang menjaga kesehatan beliau , terpaksa pulang ke Mesir.
Dalam keadaan sakit itu, nabi menunjuk Usama , seorang pemuda belia untuk memimpin expedisi ke Rumawi, suatu hal yang menunjukkan visiNya yang mendahului zaman, dan pesan ini terus berkobar sampai saat ini, sehingga Konstatinopel ibukota Romawi itu tetap dipegang kukuh oleh Turki.
Tetapi ketika itu , golongan tua dan conservative, meragukan Visi nabi ini, dan nabi sekali ini perlu meyakinkan lagi kaum conservative itu.
Pada hari yang baik, dengan pakaian yang pantas, beliau memimpin sholat dan setelah itu,menuju mimbar untuk berkotbah. Sebagai mana biasa kutbah itu didahului dengan mengucapkan puji dan syukur kepada Alloh,dan mendoakan serta memohon ampun untuk para sahabat yang telah gugur,kemudian beliau bersabda”
“ Saudara,saudaraku. Laksanakan keberangkatan Usama itu. Demi hidupku. Kalau telah banyak dibicarakan tentang kepemimpinannya. Tentang kepemimpinnya ayahnya. Maka dia telah pantas memimpin.
Kalimat ini adalah kalimat kedua yang membuat risau Abubakar,setelah kutbah di Haji Wada’ itu, tetapi ada peristiwa yang membuat lebih cemas lagi Abubakar..Suatu pagi Rasululloh sujud sangat lama, ternyata sujud itu dipersembahkan untuk para Syuhada , menghormati para syuhada dan memohon ampunanNYA, kemudian Rasullulloh menyampaikan kepada Abubakar , kalimat bijak”
“ Alloh telah memberi anak kunci dunia ini ,serta kekekalan hidup didunia kepada hambanya , dan pilihan untuk hidup disurga dan bertemu Alloh, dan hambanya memilih pilihan kedua untuk tinggal di surga dan bertemu denganNYA.,
Abubakar sangat memahami siratan kata2 ini, dan menyadari sepenuhnya arti kata hambanya itu, karena itu beliau kemudian tidak mampu menahan tangisnya. Terasa Kutbah nabi yang Agung di Haji Wada’ masih terngiang ditelinganya, begitu juga suara gemuruh kaum muslimin menjawab pertanyaaan beliau diakhir kutbahnya .
Ketika itu beliau memohon petunjuk Alloh “ Ya Allah ! Sudahkah hamba sampaikan ?. Serentak para hadlirin dari segenap penjuru Arafah menjawab” Allahumma na’am ( Ya Alloh , benar)….
Kemudian rasulullah mengulangi lagi untuk penegasan “ Ya Allah apakah telah aku sampaikan ? sekali lagi para hadirin menjawab lebih menggetarkan lagi “ Allohumma na’am ( Ya Alloh , benar).
Kemudian Rasulullah mengangkat tangannya keatas. ´Ya Alloh , saksikanlah’.
Rasa sesak dada Abubakar ,sudah tak tertahankan dan tubuhnya bergetar, dan getaran tubuhnya semakin tak tertahan ketika beliau mengingat Rasul membacakan firman terakhir.
” Hari ini telah AKU sempurnakan agamamu ini untuk kamu sekalian, dan AKU cukupkan NikmatKU kepadamu,dan yang AKU sukai Islam ini menjadi agamamu,
Tubuh Abubakar segera terguncang, karena itu rasul kemudian menepuk bahunya” Tenanglah, tenanglah, sahabatku.” Ujar nabi dengan lembut.
Di hari yang lain , rasul, memanggil Aisyah, mengingatkan bahwa beliau masih memiliki uang tujuh dinar. Kuatir bila beliau meninggal , harta tersebut masih ditangan beliau, maka beliau meminta supaya uang tersebut disedekahkan. Karena kesibukan merawat beliau rupanya Aisyah lupa, maka nabi mengingatkan Aisyah dan meminta uang tersebut. Setelah uang tersebut digenggaman nabi , beliau bersabda
” Bagaimana jawab Muhammad, kepada Alloh,sekiranya beliau menghadap Alloh, sedang uang ini masih ada ditangannya.
Seketika itu Aisyah menyedekahkan dinar tersebut kepada kaum fakir miskin.
Suatu ketika ketika Fatimah , putri nabi itu, sering sekali menjenguk belaiu sakit .Apabila dia datang, menemui nabi , ia menyambutnya dan menciumnya.Pada pertemuan yang terakhir , Fatimah menciumnya. Kali ini nabi memeluknya, dan kemudian membisikkan kata2. Tiba Fatimah menangis, setelah reda tangisnya, nabi membisikkan kata2 lagi dan kemudian Fatimah tertawa. Ketika nabi telah meninggal, Aisyah menanyakan hal itu pada Fatimah , dan Fatimah menjelaskan, bahwa rasul menyampaikan bahwa beliau telah sampai takdirnya bahwa beliau akan meninggal, maka Fatimaghpun menangis,setelah reda menangis, beliau menyampaikan bahwa setelah itu akan menyusul Fatimah , sehingga Fatimah dapat menemani beliau disurga,maka Fatimapun tertawa. Alangkah indahnya peristiwa ini.
Pada tanggal 12 Rabiul Awal, Abubakar yang duduk di Mi’ rab terusik karena para jamaah agak ribut, maka Abubakar melihat kebelakang, ternyata rasul hadir dalam mesjid, dalam keadaan segar.Beliau tampak jauh lebih baik . Bahkan ada yang mengatakan bahwa beliau begitu tampan, cerah, seluruh aura kerasulannya muncul. Abubakar segera duduk mendampinginya, tetapi nabi meletakkan tangan dibahu Abubakar dan mendorongnya dengan lembut serta mempersilahkan Abubakar tetap didepan duduk disampingnya sehingga ibadah sholat subuh selesai.
Setelah itu rasul , kembali ke rumah Aisyah,tetapi menjelang siang , panas badan rasul meningkat, Aisyah memanggil seluruh keluarga maka ketika itu Fatimah menciumnya dan mengatakan
” Alangkah beratnya penderitaan ayah.”
Tetapi rasul tersenyum dan menjawab “ Tidak anakku. Takkan ada lagi penderitaan sesudah hari ini.
Fatimahpun tidak mampu menahan tetesan air matanya. Suasana sedih seketika menjalar keseluruh rumah itu.
Setelah itu datang seorang laki laki dari keluarga Abubakar sambil membersihkan giginya dengan siwak, rasul memperhatikan orang laki laki tersebut.
Bunda Aisyah segera faham pandangan nabi tersebut, maka Bunda Aisyah meminta sebagian siwak tersebut, kemudian melembutkannya. Nabi bersandar pada tubuh Bunda Aisyah , dan Bunda Aisyah memberikan siwak yang telah dihaluskan itu kepada nabi, kemudian nabi menggosokkan siwak tersebut kemulutnya.
Begitu bahagianya beliau sehingga Aura kenabiannya memancar seketika.
Telah bersih seluruh badannya , telah ditunaikan semua tugasnya.
Kemudian badannya agak memberat ditumpangkan pada Aisyah, dan nabi dengan tersenyum seakan menyapa seseorang datang menjemputnya dan beliau berkata
“ Ya Ar Rafiq’l .A’la( Ya Handai Tertinggi dari Surga.)
Begitu indah kepergian beliau menghadap Rabbnya. Bak Upacara Agung……SUNYI , seakan seluruh alam memeluknya…………………………………………………………
sehingga Aisyah tidak menyadarinya, dan ketika dia merasakan badan nabi memberat ,beliau baru sadar dan berkata” Karena kebodohanku dan kurangnya pengalamanku lah, aku begitu lama menyadari , bahwa rasul telah wafat’
Innalillahim wainna illaihi rojiun.

Dan mulai saat itu , terdengarlah suara orang mengaji dan dengung yang tiada akhir ummat mengirim Selawat dan doa ,pujian dan mohon ampun…..seperti kata sufi Turki, Yunus pecinta nabi yang berapi api…..

Setiap lebah yang memasuki sarangnya
Mendengung seribu satu rahmat tentang Muhammad ( Y 524)

Rujukan, sejarah nabi yang disampaikan ulama 2 sepuh dan

1. Sejarah Hidup Muhammad oleh Husain Haekal ( Terjemah Ali Audah)
2. Muhammad Sang Nabi ( sebuah biografi kritis) Karen Amstrong
3. Muhammad Prophet for our time .Karen Amstrong
4. Dimensi Mistik Dalam Islam ..Annemarie Schimmel

~ oleh sumono pada 27 April 2010.

2 Tanggapan to “HARI TERAKHIR HIDUP RASULULLOH MUHAMMAD S.A.W”

  1. Ma’af pak bapak dulu apa pernah tinggal di Rogojampi ?

    • Betul dik, saya orang Rogojampi karena sejak saya masih anak sampai sarjana dan menikah di Rogojampi.Baru setelah bekerja saya pindah ke Cilegon. Saya mandi di sungai Lugonto kemudian naik gedebok pisang sampai di Concrong. Alhamdulillah saya bisa ketemu kawan lama saya kang Hasan Asykari yang meninggal di Medina. Salam saya untuk orang Rogojampi, dan akan mengenangnya sampai kapanpun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: