Dengan Kembang Petetan, menjadi pemghasil kopi terbesar didunia
Melihat indahnya perkebunan kopi , dalam perjalanan naik kereta api dari Jember ke Banyuwangi, terutama di bulan Desember, ketika kopi lagi berbunga, dan harum bunganya terbawa angin, alangkah indahnya…..apalagi ketika dimabuk asmara.
Saya jadi ingat cerita asmara yang mampu menjadikan Brazi penghasil kopi terbesar didunia atau menguasai sepertiga produksi kopi didunia. Ya asmaralah yang membuat Brazil menjadi panghasil kopi terbesar didunia.
Penyebaran kopi dari negeri asalnya, memang penuh cucuran darah dan air mata, dalam kisah duka , dan sesekali cinta.
Ketika kopi telah menjadi minuman di Abysinia, sejak abad ke 15, orang orang Eropa baru pada awal abad ke 17,merasakan nikmatnya kopi.
Pada saat itu Coffe house mulai terlihat di kota kota besar Eropa, dan di LONDON pertama kali dibuka tahun 1652.
Coffe house menjadi tempat yang bergengsi, tempat orang yang berpengaruh bertemu, berbincang bincang . Tidak salah kiranya kalau orang mengatakan Assuransi Lloyd’s yang terkenal itu memulai usahanya dari sebuah Coffe house.
Kopi didatangkan ke Eropa dari Yaman , di jazirah Arabia. Begitu menggiurkan hasil perdagangan kopi, maka Negara Eropa berebut menguasai perdagangan kopi. Mereka yang tidak dapat menguasai perdagangan kopi dari Yaman berusaha mengembangkan di tanah tanah jajahan. Banyak usaha yang dijalankan untuk dapat mengalihkan penanaman kopi dari tanah asalnya, tetapi banyak yang gagal, hanya Perancis yang berhasil mengembangkan penanaman kopi di Guyana, di Amerika Selatan. Guyana menjadi satu satunya Negara yang mengeksport kopi keseluruh Amerika Selatan. Kebun kopi dijaga dengan amat ketat, mereka yang tertangkap membawa ranting kopi keluar perkebunan , atau membawa buah kopi yang masak , akan dihukum dengan amat berat. Kopi telah menjadi sumber pundi pundi Perancis,sehingga tidak sedikit Negara di Amerika Selatan , yang berusaha merebut perkebunan kopi di Guyana.
Lelah dengan cara kekerasan , Brazil mencoba cara yang diplomatis.
Seorang perwira militer yang gagah dan ganteng , diangkat sebagai konsuler Brazil di Guyana dan ditugaskan untuk mendapatkan pohon kopi dengan segala cara. Dia tidak melakukan spionase untuk mengetahui kekuatan Perancis di Guyana , kemudian menyusun strategy untuk menyerang Guyana dengan kekuatan militer penuh, tetapi dia sedang melakukan siasat tebar asmara, ke semua dara jelita dan nyonya Perancis di Guyana. Maka asmarapun menemui sasaran yang dituju, yaitu isteri pemimpin Perancis di Guyana. Ketika asmara sedang berkobar, maka apapun yang diminta pasti diberikan.Bunga kopi yang harum semerbakpun menjadi pembicaraan, maka disampaikan rasa cinta yang berkobar dari sang perwira, rasanya tidak pantas sang perwira hanya memberi hadiah hadiah permata kepada isteri Pemimpin Perancis di Guyana , sang pujaan hati. Dia bercita cita ingin memberikan bouquet (kembang petetan ) yang terindah didunia kepada pujaan hati, yaitu bouquet (kembang petetan) yang tersusun dari ranting pohon kopi yang penuh dengan bunga kopi yang harumnya semerbak di dunia. Rupanya asmara telah melupakan bahaya, maka istri sang pemimpinpun memberikan secarik rekomendasi agar perwira Brazil sang pujaan hati dapat memetik pohon kopi sesuka hati, agar tersusun bouquet yang indah berseri dan harum mewangi.
Ketika pohon kopi telah dipetik tak terbilang, bukan bouquet yang yang indah tersusun, tetapi perwira Brazil itu, segera pulang , menyeberang lautan, ke Brazil , untuk menyampaikan hasil tipuan yang gemilang. Maka akhirnya Brazil menjadi penghasil kopi terbesar didunia, 1/3 dari hasil kopi didunia . ( sumber DEAN’S BIG BOOK OF ANSWERS)


berapa luas kebun kopi di brazil?
Dik Erik ,tks pertanyaannya yg menggelitik. Jadi akhirnya saya mencoba membaca banyak artikel tentang kopi, karena saya hanya penggemar baca bukan ahli dalam per kopian.
1. Rupaya setelah kopi berhasil ditanam di Brazil, dan Brazil dapat mengalahkan Perancis dalam dominasi perdagangan kopi,maka Perancis menanam Kopi dihampir seluruh tanah jajahan , dan kopi akhirnya menjadi tanaman yang menyebar ke seluruh dunia,dan tidak lagi terjadi monopoli.
2. Yang menarik ternyata ,dulu zaman Belanda , Kopi Banyuwangi , telah sangat terkenal…..dan telah memiliki nama dagang sendiri……..tetapi kita pernah memuliakan milik kita…..akhirnya hilang…….dan anak 2 kita sekarang dengan bangga nongkrong di STARR BUCK……warung kopi dari negara yang tidak punya kebun kopi.
3. Tentang luas ,saya tidak mendapatkan .Mohon maaf. Tetapi Brazil saat ini bukan satu 2nya, negara yang menghasilkan kopi yang terbesar.