” Orang Banyuwangi malu menggunakan kata Blambangan, dan bangga menyebut orang Osing, sebuah sebutan yang tidak jelas maknanya dan menghina.”
diatas adalah salah satu penggalan tulisan bapak di artikel sejarah ” akhir perang Agung Wilis, puputan bayu atau genocida wong blambangan
saya tergelitik akan tulisan tersebut pertanyaan saya bisakah bapak menjelaskan secara harfiah apa arti kata sebuah sebutan yang tidak jelas maknanya dan menghina
ANDAI INI SETETES EMBUN DALAM PENCERAHAN ,SAYAPUN BAHAGIA.
Saya,lahir dan SEKOLAH SR, SMP,SMA N di Banyuwangi. Kemudian ke U.G.M,selesai 1972. Skripsi saya tentang PEMBANGUNAN DI KAB. BANYUWANGI memberi peluang luas menjelajah Banyuwangi.Karir dimulai dari Dept Perhubungan, kemudian KRAKATAU FERROSTEEL( Indonesia dan Jerman), akhirnya di KRAKATAU STEEL ,yang memberi pendidikan S2, training dan study didalam maupun luar negeri( Jepang, Korea, Thailand, Singapore,Malaysia, Australia, Inggris, Amerika dll).
Saya pension 2003 dan bergabung dgn Yayasan Bina Insani,sebagai salah satu ketua. Yayasan Bina Insani pendiri Sekolah Bina Insani sekolah unggulan di Bogor, berdiri diatas lahan 3.5ha dengan fasilitas sangat memadai dan memiliki siswa 1500 orang.
SOLID ,SPEED ,SMART Putra Banyuwangi Arief Yahya yang lahir di Banyuwangi , 2 April 1961 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa P.T TELKOM INDONESIA , pada tanggal 11/5/2012 telah ditetapkan sebagai Direktur Utama P.T. TELKOM INDONESIA untuk periode 2012 sd 2017 . PT Telkom Indonesia adalah salah satu BUMN yang memiliki aset terbesar diantara [...]
Ditulis berdasar buku TRILOGi SEMENANJUNG,PUTU PRABA DRANA dan berdasar sumber sumber lainnya ) Setelah Kompeni melumpuhkan pemberontakan Wong Agung Wilis dan membuangnya ke Banda ,kompeni semena mena menghapus kerajaan Blambangan. Dan membelah Blambangan menjadi dua Blambangan Barat meliputi Jember, Bondowoso , Situbondo, Lumajang dan Blambangan Timur ( […]
Dwi Listyo Rahayu Satu-satunya Taksonom Kelomang di Indonesia KOMPAS.COM/YUNANTO WIJI UTOMO Dr Dwi Listyo Rahayu, taksonom kelomang satu-satunya di Indonesia dan satu di antara 5 taksonom kelomang di dunia saat ini. Jumat, 30 September 2011 | 20:45 WIB KOMPAS.com – Indonesia hanya punya segelintir taksonom. Salah satu di antaranya adalah Dr Dwi Listyo […]
DEWAN PENASEHAT; Brig Jen TNI ( Purn ) H.Abdul Kahpi H. Abdul Madjid Laksda TNI (Purn) Basuki Maj Jend Mar ( Purn) Aminoellah Ibrahim Maj Jend Mar ( Purn) Rusdi Maksum H. Busyairi Abdullah S.H. DEWAN PEMBINA; Drs. H. Abdullah Azwar Anas DR. Dip. Biol. Budi Mranata Ichwan Asrin S.E Msi Kom Pol (Purn) Hanipan. [...]
” Orang Banyuwangi malu menggunakan kata Blambangan, dan bangga menyebut orang Osing, sebuah sebutan yang tidak jelas maknanya dan menghina.”
diatas adalah salah satu penggalan tulisan bapak di artikel sejarah ” akhir perang Agung Wilis, puputan bayu atau genocida wong blambangan
saya tergelitik akan tulisan tersebut pertanyaan saya bisakah bapak menjelaskan secara harfiah apa arti kata sebuah sebutan yang tidak jelas maknanya dan menghina
terima kasih
bayu
Saya telah menulis pada blog yang sama judul WONG BLAMBANGAN ORANG YANG TERTUTUP(Pigeaud 1929) /Using adalah Bohong/Tidak Benar
Saya telah menulis pada blog yang sama judul WONG BLAMBANGAN ORANG YANG TERTUTUP(Pigeaud 1929) /Using adalah Bohong/Tidak Benar